Posts

Pilot yang Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta Dibayar 50 Ribu Ringgit

Image
Ilustrasi pil ekstasi. Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya Bareskrim Polri mengungkap Mohd Saufi bin Othman, pilot seorang warga negara Malaysia, yang menyelundupkan ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dibayar sebesar 50 ribu ringgit. "Tersangka Saufi disuruh oleh seseorang untuk membawa ekstasi tersebut ke jakarta dengan upah RM 50.000," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya, Kamis (30/7). Kasus tersebut terungkap setelah petugas Bea Cukai mencurigai sebuah koper saat pemeriksaan X-ray bagasi penumpang internasional di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soetta, Selasa (28/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah koper tersebut diambil oleh pelaku, petugas membawa yang bersangkutan beserta barang bawaannya ke ruang pemeriksaan Bea Cukai. "Saat diperiksa tim mendapatkan narkotika jenis ekstasi sebanyak 14 bungkus besar dan 1 bungkus paket narkotika jenis sabu," ujarnya. Dari pemeriksaan, petugas menemukan 70...

Puan Soroti Krisis Air Bersih Imbas Kemarau: Ini Kebutuhan Paling Mendasar

Image
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan keterangan pers di Lembang, Jawa Barat pada Jumat (5/12/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti krisis air bersih yang semakin membesar buntut kemarau ekstrem. Ia meminta Pemerintah segera mengambil langkah-langkah darurat dan memastikan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi. Puan menegaskan bahwa krisis air bersih yang terus berulang setiap musim kemarau tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan rutin tahunan. “Air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan. Ketika masyarakat harus menunggu bantuan, menempuh jarak jauh, atau mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk memperoleh air, kondisi tersebut menunjukkan negara belum sepenuhnya menjamin hak dasar rakyatnya,” ungkap Puan, Rabu (29/7). “Tidak boleh ada masyarakat Indonesia yang berjuang sendiri hanya untuk mendapatkan air bersih. Pemerintah harus bertindak sekarang, memastikan kebutuhan hari ini terpenuhi, sekaligus menyelesaikan penyeb...

Kemarau Panjang di Depok: Warga Sulit Air, Rela Minta ke Tetangga-Beli Galon

Image
Ilustrasi kemarau. Foto: Neenawat Khenyothaa/Shutterstock Musim kemarau kembali membuat sejumlah warga kesulitan air bersih di wilayah Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, tepatnya di RT 002/RW 004. Sejumlah sumur milik warga mengering dan debit air hanya menetes kecil di jam-jam tertentu. Kondisi ini memaksa warga harus memutar akal. Ada yang mandi ke rumah saudara, ada juga yang terpaksa beli air galon hingga belasan jeriken dalam sebulan. Salah satu warga terdampak, Hayati (46), mengaku sudah sebulan terakhir sumur di rumahnya tidak bisa diandalkan. "Sumurnya lagi sedang mengering, nggak ada. Apalagi kalau jam-jam segini, kita nggak punya air. Apa harus diganti mesinnya apa gimana ya kita nggak tahu," ujar Hayati, Rabu (29/7). Menurutnya, masalah ini hanya muncul saat kemarau. Begitu hujan turun, air kembali normal. "Pokoknya mungkin emang lagi kemarau aja. Tapi kalau musim hujan mah nggak. Berarti ini kondisinya udah sebulan ini," katanya. Karena tidak a...

Pelaku yang Bunuh Perangkat Desa di Pekalongan Ditangkap, Motifnya Sakit Hati

Image
Ilustrasi pembunuhan mayat. Foto: Fatah Afrial/kumparan Polisi menangkap pelaku pembunuhan Rosyanto (57), perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Pelaku berinisial D (27), yang merupakan tetangga korban. Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra mengatakan, D ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa jam setelah jasad korban ditemukan di area persawahan. "Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya sehingga kasus ini mengarah pada tindak pidana pembunuhan," ujar Fauzi dalam keterangannya, Selasa (29/7). D diduga membunuh korban karena sakit hati lantaran kerap diperintah. "Motif sementara karena pelaku mengaku sakit hati lantaran sering disuruh-suruh oleh korban. Namun kami masih mendalami apakah pembunuhan ini telah direncanakan atau tidak," jelas dia. Polisi masih mendalami apakah pembunuhan tersebut dilakukan secara spontan atau telah direncanakan sebelumnya. Ilustrasi penangkapan te...

Ratusan Miras Ilegal Bak Es Teh Jumbo Digaruk Satpol PP Solo, Toko Ditutup

Image
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo membongkar penjualan minuman beralkohol golongan B dan C tanpa izin di outlet Ruang Bahagia, kawasan Lokananta, Solo, Sabtu (19/7/2026). Foto: Dok. Satpol PP Kota Solo Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo membongkar penjualan minuman beralkohol golongan B dan C tanpa izin di outlet Ruang Bahagia, kawasan Lokananta, Solo, Sabtu (19/7). Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan 193 minuman beralkohol berkemasan cup plastik mirip kemasan es teh jumbo dari berbagai jenis dan merek. Kepala Satpol PP Solo Didik Anggono mengatakan, Satpol PP telah beberapa kali melakukan pengawasan dan penindakan di lokasi tersebut. Pelanggaran serupa bahkan pernah diproses melalui persidangan pada 2025. “Sesuai izin mereka hanya memiliki izin penjualan minuman beralkohol golongan A, pengelola diduga masih menjual minuman golongan B dan C secara tertutup tanpa mengantongi izin yang dipersyaratkan,” ujar Didik, Senin (26/7). Pihaknya melakukan penyelidika...

Advokat Bantah Tak Bayar Nasi Uduk Picu Bentrok di Menteng: Motor Bising-Cekcok

Image
TKP bentrokan di Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan Advokat kelompok etnis Ambon yang terlibat bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Nefton Alfares, membantah narasi di media sosial yang menyebut kelompok Ambon tak membayar nasi uduk dan tak terima ditegur menjadi pemicu peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/7) tersebut. Menurut Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persaudaraan Timur Indonesia Raya (PETIR) tersebut, peristiwa bermula dari salah satu orang dari kelompok Ambon menyalakan motor. Knalpot motor itu pun bising, memancing teguran dari seseorang di sekitar. "Nah, sekali lagi saya merespons apa yang disampaikan oleh Pak Kapolsek tadi, bahwa itu tidak benar. Pemicunya adalah ada orang yang ada sementara duduk di nasi uduk, kemudian saudara-saudara kami kebetulan menyalakan motor dan bunyi motor itu dianggap bising oleh warga yang duduk di nasi uduk ini, sehingga terjadilah cekcok mulut di situ," ucap dia ...

Skin Care No Filter : Tren Kecantikan Gen Z yang Anti Sempurna

Image
Ilustrasi perempuan dandan dalam kereta. Foto: PR Image Factory/Shutterstock Kalau dulu Media Sosial identik dengan wajah mulus tanpa cela, sekarang justru sebaliknya. Scroll linimasa TikTok atau Instagram beberapa waktu terakhir, dan kamu akan menemukan makin banyak konten kulit "apa adanya" --pori-pori kelihatan, bekas jerawat tidak disamarkan, bahkan tekstur kulit yang bertekstur dibiarkan begitu saja tanpa polesan digital. Inilah yang belakangan disebut sebagai tren skincare "no filter", gerakan Tren Kecantikan yang justru merayakan ketidaksempurnaan alih-alih menutupinya. Fenomena ini bukan sekadar gaya-gayaan sesaat pada Gen Z . Ia lahir dari kelelahan kolektif generasi muda terhadap standar Tren kecantikan yang selama bertahun-tahun dibentuk oleh filter Media Sosial, editing, dan algoritma yang mendewakan kulit "kaca" tanpa cela. Ketika Kamera HD Justru Jadi Titik Balik Ironisnya, salah satu pendorong tren ini adalah teknologi itu sendiri. Kualita...