Posts

Tol Japek Arah Jakarta Macet Malam Ini, 2 KM Ditempuh 20 Menit

Image
Kendaraan terjebak macet di Tol Jakarta-Cikampek KM 67 arah Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: kumparan Tol Japek arah Jakarta macet pada Senin (1/6) malam. Pantauan kumparan pada pukul 23.40 WIB arus lalu lintas tersendat sejak KM 69. Terlihat kendaraan hanya bisa melaju pelan. Lalu lintas jalan tol didominasi kendaraan pribadi, truk boks hingga bus. Kemacetan tersebut membuat perjalanan menjadi lambat. Dari KM 69 hingga KM 67 ditempuh dalam waktu 20 menit. PT Jasamarga dalam akun X melaporkan pada pukul 23.41 WIB, kepadatan terjadi di beberapa titik Tol Japek. Macet terjadi karena volume lalu lintas yang meningkat. Selain itu juga antrean keluar masuk rest area. Maka itu, PT Jasamarga memberlakukan buka tutup rest area. "Tempat Istirahat KM 52 arah Jakarta diberlakukan rekayasa lalin buka tutup secara situasional dengan kepadatan di dalam Rest Area. Gunakan Rest Area berikutnya," demikian keterangan PT Jasamarga. Adapun titik kemacetan di Tol Japek sebagai berikut: Kalihurip...

Makin Keras Ngejar, Kok Makin Sering Gagal?

Image
https://ift.tt/tK1X20l Pernah nggak kamu ngerasa, semakin keras mengejar satu hal tertentu, justru semakin sering yang terasa adalah kegagalannya? Namun begitu kamu mulai berhenti ngejar dengan cemas, malah banyak hal baik tiba tiba datang dari arah yang nggak terduga. Rasanya seperti pola hidup yang sering banget dialami anak muda, di usia usia yang justru paling bersemangat untuk mengejar ambisi besar. Banyak orang merangkum pengalaman ini dengan kalimat “stop chasing, start attracting” . Namun kalau dilihat dari sudut psikologi, fenomena ini jauh lebih masuk akal daripada sekadar dikaitkan dengan kekuatan supranatural. Kenapa saat ngejar terus, yang kelihatan cuma sisi negatifnya? Perasaan ini bisa dijelaskan lewat dua konsep utama: selective attention dan attention bias. Secara sederhana, selective attention adalah cara otak kita memilih mana informasi yang diperhatikan dan mana yang diabaikan, karena otak nggak mungkin memproses semua hal sekaligus. Di dalam proses ini, muncul ju...

Paradoks Zona Nyaman: Mengapa Kita Takut Bertumbuh?

Image
ilustrasi terjebak dalam zona nyaman (sumber: dokumentasi pribadi/Nasywa Walidina) Pengumuman open recruitment organisasi itu sudah kamu screenshot minggu lalu. Kamu qualified, tertarik, tapi formulirnya belum dibuka sampai hari ini dan ternyata deadline tinggal dua hari. Bukan karena lupa, kamu tahu persis di mana file-nya tersimpan. Kalau kamu pernah di titik itu, kamu tidak sendirian dan kamu juga bukan seorang yang pemalas. Yang terjadi jauh lebih kompleks dari itu, dan semuanya berkaitan dengan sesuatu yang berada di zona nyaman. Zona nyaman merupakan kondisi di mana seseorang merasa aman, tenang, dan tidak stres karena yang ia lakukan hanya aktivitas yang sudah dipahami dan dikuasai. Hal tersebut menunjukkan bahwa zona nyaman tidak selalu dapat diartikan sebagai sesuatu yang buruk. Berada di posisi ini membuat orang merasa hidupnya lebih stabil dan minim ancaman. Namun, terlalu lama berada di sini tentu dapat membatasi ruang seseorang untuk berkembang dan mencoba hal yang baru. M...

Saat TNI Ajarkan Baca-Tulis ke Siswa di Pedalaman Papua

Image
Prajurit TNI mengajarkan membaca, menulis dan berhitung kepada anak-anak sekolah di wilayah Kampung Tomka, Pegunungan Bintang, Sabtu (30/5/2026). Foto: Instagram/@puspentni Personel TNI dari Pos Tomka Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT melaksanakan kegiatan belajar bersama anak-anak di Kampung Tomka, Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu (30/5). Prajurit TNI mengajarkan anak-anak membaca, menulis, berhitung angka. Kegiatan itu diawali dengan menyanyikan lagu nasional bersama-sama. Komandan Pos (Danpos) Tomka, Letda Inf Alting, mengatakan kegiatan belajar mengajar ini sangat penting untuk generasi muda di pegunungan tumbuh. "Rasa cinta Tanah Air bisa dibangun dari hal-hal sederhana dengan mengenal Pancasila, dan menyanyikan lagu nasional dengan hati," ujar Alting. Prajurit TNI mengajarkan membaca, menulis dan berhitung kepada anak-anak sekolah di wilayah Kampung Tomka, Pegunungan Bintang, Sabtu (30/5/2026). Foto: Instagram/@puspentni Kegiatan itu kemudian ditutup makan bersa...

HNW Soroti Kasus Hanania Group: Harus Ganti Rugi-Cabut Izin

Image
Anggota Timwas Haji DPR Hidayat Nur Wahid (HNW) meninjau kondisi jemaah haji Kloter JKG 02 Jakarta Selatan di Sektor 7 Misfalah, Makkah, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. Timwas Haji DPR 2026 Anggota Timwas Haji DPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), menyoroti kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Group. Ratusan jemaah mereka gagal umrah dan melapor kasus ini ke Polda Metro Jaya. Menurut Hidayat, negara harus hadir untuk memastikan hak-hak jemaah terpenuhi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. "Tentu kita sangat menyesalkan kembali terjadinya tragedi ini. Sesuai UU terbaru, Kementerian Haji dan Umrah wajib ikut terlibat aktif mencarikan solusi, bahkan mendorong adanya kompensasi dan/atau ganti rugi bagi para jemaah sebagaimana amanat Pasal 97 UU Nomor 14 Tahun 2025," ujar Hidayat di Makkah, Arab Saudi, Minggu (31/5). Hidayat menilai, kasus yang diperkirakan menimbulkan kerugian lebih da...

Macet di Tol Jagorawi Arah Bogor Malam Ini: Ada yang Sampai Kehabisan Bensin

Image
Macet parah di Exit Tol Jagorawi arah Puncak-Ciawi, Bogor, Minggu (31/5/2026). Foto: Mirsan Simamora/kumparan Kemacetan parah masih terjadi di Tol Jagorawi arah Bogor, pada Minggu (31/5) malam. Antrean kendaraan mengular menjelang Exit Tol yang mengarah ke Ciawi dan Puncak. Pantauan kumparan di lokasi, sekitar pukul 23.00 WIB, tampak kendaraan didominasi mobil pribadi dan bus pariwisata. Macet parah di Exit Tol Jagorawi arah Puncak-Ciawi, Bogor, Minggu (31/5/2026). Foto: Mirsan Simamora/kumparan Terpantau, banyak kendaraan yang menumpuk di bahu jalan imbas kemacetan ini. Bahkan, ada juga kendaraan yang kehabisan bensin hingga harus didorong. Rest area di KM 45 Tol Jagorawi juga penuh. Antrean kendaraan yang hendak memasuki kawasan rest area juga memperparah kemacetan. Hingga saat ini, arus lalu lintas masih mengalami kepadatan.

Benda Diduga Granat Nanas Ditemukan di Bekasi, Tim Jihandak Polda Metro Amankan

Image
Gegana Polda Metro Jaya saat mengecek benda diduga granat nanas yang ditemukan di Bekasi, Sabtu (30/5/2026). Foto: Dok. Istimewa Benda diduga granat nanas ditemukan di tempat pembuangan sampah di Perumahan Duren Jaya Permai, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (30/5). Benda itu pertama kali ditemukan oleh warga. "Jadi diduga granat nanas, karena bentuknya granat kayak nanas, itu ditemukan oleh warga saat di tempat pembuangan sampah," kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, saat dikonfirmasi. Suparyono mengatakan, Polsek Rawalumbu yang menerima laporan dari warga langsung berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Polda Metro Jaya untuk melakukan penanganan. Berdasarkan informasi yang didapat, benda diduga granat nanas itu berjumlah satu buah. "Informasi dari Kapolsek ada satu (diduga granat nanas)," tuturnya. Ia belum bisa memastikan apakah benda itu granat aktif atau tidak. Namun yang pasti proses sterilisasi area penemuan telah rampun...