Posts

Menaker Bicara Keberdayaan: Pekerjaan Layak Jadi Kehormatan

Image
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan keterangan pers di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Jakarta, Rabu (17/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa keberdayaan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, melainkan juga martabat. Termasuk dalam pekerjaan, hal ini merupakan jalan untuk menjaga kehormatan dan memperjuangkan keluarga. "Dalam perspektif ketenagakerjaan, keberdayaan berarti memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak dan produktif, memiliki kompetensi yang relevan sesuai dengan perkembangan zaman, memiliki perlindungan sosial yang memadai, serta memiliki ruang untuk berkembang secara berkelanjutan," kata Yassierli pada peluncuran kolaborasi 'Indonesia Berdaya' di Masjid Istiqlal, Kamis (12/2). Yassierli menuturkan bahwa agenda kolaborasi ini juga bertujuan membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang adil, salah satunya dengan menghadirkan ruang yang inklusif. "Membangun ...

Kapuspenkum Ungkap Ultimatum Jaksa Agung ke Jaksa soal Aset Sitaan

Image
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan sambutan saat penyerahan uang sitaan Rp 13,2 T kasus CPO di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden Jaksa Agung, ST Burhanuddin, mengultimatum anak buahnya yang nekat menggunakan hasil sitaan dari sebuah perkara untuk kepentingan pribadi. Sanksi tegas menanti mereka yang kedapatan melakukan pelanggaran. Hal ini diungkap Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna. Anang memaparkan, ultimatum tersebut disampaikan Burhanuddin dalam acara Hari Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI. "Pimpinan menegaskan, warning, untuk BPA menata terhadap aset-aset yang berasal dari kasus tindak pidana korupsi untuk ditelusuri. Jangan sampai terjadi aset-aset nanti disalahgunakan oleh pihak-pihak baik dari internal tanpa sepengetahuan dari pimpinan," ujar Anang kepada wartawan, Kamis (12/2). Anang menambahkan, Burhanuddin memang mendapat informasi adanya hasil sitaan dari suatu kasus k...

Kita Tidak Dilahirkan untuk Hidup, Kita Dilatih untuk Bertahan

Image
Sumber dari AI Judul besar tentang hidup sering terdengar manis. Kita dilahirkan untuk bahagia. Kita dilahirkan untuk bermimpi. Kita dilahirkan untuk menikmati hidup. Kalimat kalimat ini dijual seperti brosur wisata. Indah di awal tapi tidak bertanggung jawab pada kenyataan. Hidup ternyata tidak pernah bertanya apakah kita siap menikmatinya. Hidup langsung menampar sejak bangun pertama kali. Maka wajar jika muncul kesimpulan yang jauh lebih jujur. Kita tidak dilahirkan untuk hidup. Kita dilatih untuk bertahan. Sejak kecil kita sudah diajari satu hal penting bukan cara hidup enak tapi cara tidak mati duluan. Disuruh kuat. Disuruh sabar. Disuruh menyesuaikan diri. Tidak ada kurikulum resmi tentang bahagia. Yang ada hanya pelajaran bagaimana tidak tumbang. Sekolah mengajarkan kompetisi bukan ketenangan. Keluarga mengajarkan bertahan bukan memahami. Lingkungan mengajarkan menutup mulut bukan menyuarakan luka. Semua itu disebut proses pendewasaan padahal lebih tepat disebut latihan bert...

Cak Imin: Kemiskinan Tak Boleh Jadi Warisan, Mental Pemberi Harus Ditanamkan

Image
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat memberikan paparan di acara peluncuran kolaborasi Indonesia Berdaya di Masjid Istiqlal pada Kamis (12/2). Foto: Ryan Iqbal/kumparan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM), Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Agama meluncurkan kolaborasi 'Indonesia Berdaya' yang melibatkan ratusan filantropi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (12/2). Kegiatan Indonesia Berdaya ini memiliki target agar upaya pemerintah tercapai, yaitu 0% kemiskinan ekstrem pada 2026 dan 5% kemiskinan pada 2029. Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan kemiskinan tidak boleh menjadi realitas yang terstruktur hingga menjadi warisan dari berbagai pengalaman. "Kemiskinan tidak boleh menjadi realitas struktur, realitas kultural, realitas warisan dari berbagai pengalaman yang ada," kata Cak Imin yang hadir secara virtual. Cak Imin mengungkapkan data per September 2025 menunjukkan tren kemiskinan men...

BPJS Gratis Nonaktif, Ketika Cuci Darah Tak Bisa Menunggu & Nyawa Dipertaruhkan

Image
Pasien gagal ginjal menunggu antrean cuci darah di rumah sakit (foto: AI) Bagi pasien gagal ginjal, cuci darah bukan pilihan. Ia adalah kebutuhan hidup. Tidak bisa ditunda, tidak bisa ditawar, dan sering kali dihitung harian. Terlambat satu atau dua kali saja, tubuh bisa kolaps. Bayangkan seseorang yang sejak subuh sudah bergegas ke rumah sakit. Tubuh lemah, napas berat, pikiran hanya satu: hari ini harus cuci darah. Semua sudah dijadwalkan, semua sudah ditunggu. Namun sesampainya di rumah sakit, kalimat itu datang seperti petir di siang bolong: “Maaf, BPJS Anda tidak aktif.” Panik. Bingung. Takut. Bagi pasien cuci darah, ini bukan sekadar masalah administrasi. Ini soal hidup dan mati. Ketika Sistem Datang Terlalu Tiba-Tiba Dalam beberapa waktu terakhir, banyak peserta BPJS gratis (PBI) mendapati status kepesertaannya mendadak nonaktif. Tidak sedikit di antara mereka adalah pasien cuci darah rutin. Masalahnya bukan hanya pada status nonaktif itu sendiri, tetapi cara dan wakt...

Tenun Bandar: Sebuah Catatan tentang Slow Fashion

Image
​Menyebut Tenun Bandar sebagai slow fashion bukan sekadar mengikuti tren istilah keren di Jakarta atau Milan. Ini adalah bentuk perlawanan moral terhadap budaya serba cepat yang seringkali melupakan detail dan martabat proses. Setiap motif yang muncul di permukaan kainnya bukan sekadar hiasan, melainkan catatan tentang ketelitian dan kesabaran yang luar biasa. Dhoho Street Fashion: Tenun bandar dari proses slow fashion pada akhirnya tampl di peragaan fashion show, saat setiap langkah bercerita tentang kesabaran, identitas, dan kemewahan yang tak lekang oleh zaman. Foto: kedirikota.go.iid. Di era di mana pakaian bisa dipesan semudah menggeser layar ponsel dan tren berganti secepat unggahan video singkat, Bandar Kidul menawarkan sebuah jeda yang keras kepala. Jika Anda memasuki gang-gang di kelurahan ini, telinga Anda tidak akan disambut oleh kebisingan mesin garmen yang mengejar target ekspor, melainkan ritme kayu yang saling beradu—thak-thek, thak-thek. Suara itu adalah detak jan...

Tiba di Rumah Duka, Jenazah Yasid Pendaki yang Hilang di Gunung Lawu Dimakamkan

Image
Jenazah Yasid Ahmad Firdaus (26) dimakamkan. Foto: Dok. Istimewa Jenazah Yasid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang dilaporkan hilang sejak 18 Januari di Bukit Mongkrang, Lereng Gunung Lawu, tiba di rumah duka di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar pada Selasa (10/2) malam. Pantauan di lokasi, jenazah langsung disalatkan oleh keluarga dan para pelayat pada pukul 20.02 WIB. Kemudian, pada pukul 20.20 WIB jenazah dimakamkan. Ayah Yasid, Mulyono, hanya bisa pasrah melepas kepergian putranya. Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, juga hadir melayat di rumah duka dan memberikan penghormatan terakhir. Ketua RT 03/12, Muhammad Yusuf, mengatakan warga turut berduka atas meninggalnya Yasid. “Almarhum Yasid dikenal masyarakat sebagai sosok yang baik dan suka berbaur melalui berbagai kegiatan di kampung,” kata Yusuf, Selasa (10/2). Ia menambahkan, Yasid merupakan salah satu pemuda kampung yang dikenal warga. Atas kejadian ini, warga turut berduka cita. “Kami sebagai warga sangat ...