Posts

Pemuda di Kudus Diringkus Polisi, Jual Miras Modus COD

Image
Polsek Kudus Kota meringkus pemuda berinisial DA. Foto: Polsek Kudus Kota Seorang pemuda berinisial DA (21) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diringkus polisi. Gara-garanya DA mengedarkan miras dengan modus Cash on Delivery (COD), Selasa (17/2). Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan warga lewat Layanan ”Lapor Pak Kapolsek”. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan DA dan menyita barang bukti berupa 21 botol kecil miras jenis Congyang dan 12 botol besar Anggur Merah. Saat itu warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan. Hal ini berupa transaksi miras sistem bayar di tempat di wilayah Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. ​”Kami tidak memberikan ruang bagi peredaran miras, apalagi di bulan puasa. Modus COD ini coba dilakukan pelaku untuk mengelabui petugas,” kata Subkhan melalui keterangan tertulis, Kamis (19/2). AKP Subkhan menambahkan, pada bulan Ramadan terjadi pergeseran aktivitas masyarakat. Pada malam hari masyarakat sedang...

Pemkot Depok Larang Diskotek hingga Panti Pijat Beroperasi Selama Ramadan

Image
Ilustrasi dugem di diskotik. Foto: Getty Images Pemkot Depok melarang tempat hiburan malam beroperasi selama bulan Ramadan 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300/76/Satpol PP/2026 Tentang Kegiatan Menyambut Bulan Suci Ramadan Tahun 1447 H/2026 M. Surat Edaran itu ditandatangani oleh Wali Kota Depok Supian Suri pada Senin (16/2). Supian mengutip Pasal 48 ayat 7 Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2013 yang melarang operasional tempat hiburan malam. "Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 Tahun 2013 Pasal 48 ayat (7) tentang Kepariwisataan, khusus bagi bar, kelab malam, diskotek, karaoke/rumah bernyanyi, pub, panti pijat, rumah biliar dan sanggar seni budaya tradisional yang bersifat usaha dan hiburan dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada Bulan Suci Ramadan dan hari – hari besar keagamaan," demikian bunyi poin nomor 4 dalam surat edaran tersebut, dikutip Rabu (18/2). Surat Edaran itu juga mengimbau restoran, rumah makan atau warung...

Jalak Kebo: Burung Usil Pemakan Kutu di Punggung Kerbau

Image
Jalak kerbau termasuk spesies dengan kemampuan adaptasi vokal tinggi. Foto: ChatGPT Image. Jalak kebo atau kerak kerbau dikenal dengan nama ilmiah Acridotheres javanicus . Di berbagai daerah, burung ini disebut jalak kerbau, jalak hitam, jalak ungu, jalak penyu, dan kerak. Nama-nama lokal itu tumbuh dari kedekatan masyarakat dengan perilaku uniknya di alam. Habitat alaminya terutama di Jawa dan Bali. Kini, populasinya juga ditemukan di Sumatra, Kalimantan, Sunda Kecil, hingga sebagian Sulawesi. Ukuran tubuhnya sedang, sekitar 25 sentimeter, dengan postur ramping dan tegap. Warna bulunya abu-abu tua hingga hitam keunguan, memberi kesan elegan dan tegas. Saat terbang, bercak putih di sayap dan ujung ekor terlihat kontras dan mencolok. Kepalanya relatif besar dengan jambul pendek yang rapi. Lehernya proporsional dan kuat, mendukung aktivitas mencari makan di tanah maupun di tubuh hewan besar. Badannya padat, membuatnya lincah saat bergerak di permukaan tanah atau rerumputan. Paruh ...

Foto: Khusyuk Sembahyang Malam Imlek di Petak Sembilan

Image
Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO Sejumlah warga keturunan Tionghoa bersembahyang pada malam pergantian tahun baru Imlek di Wihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Jakarta, Senin (16/2). Warga keturunan Tionghoa berdoa di vihara dan kelenteng untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Selasa (17/2) besok. Tampak para warga tampak khusyuk bersembahyang menyambut perayaan Imlek yang bertepatan dengan tahun Kuda Api. Warga keturunan Tionghoa bersembahyang malam pergantian tahun baru Imlek di Wihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Jakarta, Senin (16/2/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Tembok Pembatas Rumah Setinggi 5 Meter Roboh Timpa SMPN 182 Jaksel

Image
Kondisi area disekitar lokasi usai robohnya tembok rumah di sebelah SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan Tembok rumah setinggi 5 meter di Jakarta Selatan roboh hingga menimpa SMPN 182 Jakarta. Tembok itu roboh ke arah sekolah sehingga menghancurkan sebagian tembok sekolah dan taman. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/2) siang. Tidak ada korban jiwa karena sekolah sedang libur. "Nah, tadi jam 11.22 berdasar CCTV itu terjadi musibah ini roboh. Nah, gitu. Dan robohnya itu saat kondisi sekolah sepi. Kebetulan ini hari Minggu, tidak ada aktivitas apapun," kata Plt Kepsek SMP Negeri 182 Jakarta, Narwan, saat ditemui lokasi kejadian. Narwan bilang, tembok rumah tersebut memang sudah lama miring ke arah sekolah. Pihaknya juga sudah menyurati pemilik bangunan tersebut. "Terkait dengan musibah yang ada di 182. Yang pertama, memang kondisi pagar rumah sebelah ini sudah miring, dan sekolah sudah bersurat ke...

Sambut Bulan Suci Ramadan, Warga Kota Medan Gelar Pawai Obor

Image
Sejumlah warga mengikuti pawai obor di kawasan jalanan Masjid Raya Kota Medan, Sabtu (14/2/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan Ribuan warga Kota Medan menggelar pawai Obor dengan meriah. Para warga menghidupkan api dari bambu yang mereka bawa dari rumah dan ada beberapa juga yang membeli di sekitar tempat pawai obor. Pantauan kumparan pada hari Sabtu (14/2) sekitar pukul 21.00 WIB, warga memadati Jalan Masjid Raya Kota Medan dengan pawai obor. Peserta pawai obor itu tidak hanya diikuti orang tua, tetapi generasi muda juga pun ikut meramaikan. Di tengah-tengah keramaian, terdapat satu cerita unik dari kalangan peserta pawai obor, para peserta obor membawa pawai obor yang dirakit dengan bola lampu dan gagang dari pipa. Sejumlah warga mengikuti pawai obor di kawasan jalanan Masjid Raya Kota Medan, Sabtu (14/2/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan Mereka menganggap obor dari bola lampu tersebut dinilai cukup aman dan tidak membuat penambahan biaya. Reza Fauzan salah satu peserta p...

Update Banjir Jember: Meluas Jadi 22 Desa, 557 Orang Mengungsi

Image
Kondisi pengungsian di masjid Desa Curah Malang, Kecamatan Balung. Foto: kumparan Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Jember, Jawa Timur, meningkat signifikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember merilis pembaruan data pada Jumat (13/2) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam data terbaru, jumlah korban terdampak bertambah dari 3.944 kepala keluarga (KK) menjadi 7.249 KK. Sementara jumlah pengungsi naik dari 299 orang menjadi 557 orang. Banjir dipicu meluapnya delapan sungai besar di wilayah Jember. Dampaknya meluas dari semula 17 desa di 8 kecamatan menjadi 22 desa di 9 kecamatan. Status Bencana Masih Dibahas Bupati Jember, Muhammad Fawait, telah menerima rekomendasi untuk menetapkan status tanggap darurat bencana. Namun, keputusan tersebut masih dalam pembahasan administratif. Kepala Diskominfo Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengatakan rapat koordinasi telah dilakukan. "Sudah diadakan rapat koordinasi terkait hal tersebut dan sudah terbit rekomendasi. M...