Posts

Badai di Dalam Perut: Menguraikan Benang Kusut Nyeri Haid yang Tak Tertahankan

Image
Sumber : Unplash "Badai" yang siap melumpuhkan aktivitas sering kali menyertai datangnya siklus bulanan, yang bagi sebagian besar perempuan bukan sekadar tanda kesehatan reproduksi biasa. Bayangkan sebuah kontraksi yang begitu kuat hingga terasa seperti diremas atau ditusuk dari dalam. Fenomena ini dalam dunia medis dikenal sebagai dismenore. Namun, mengapa rasa sakitnya bisa terasa begitu luar biasa bagi satu orang, sementara yang lain hanya merasakannya sebagai gangguan kecil? ​Alkimia Kimiawi: Si Pemicu Badai ​Akar dari "badai" ini sebenarnya adalah zat bernama prostaglandin. Saat rahim bersiap meluruhkan lapisannya, tubuh melepaskan hormon ini untuk membantu otot rahim berkontraksi. Semakin tinggi kadar prostaglandin, semakin kuat kontraksi yang terjadi. Kontraksi yang terlalu hebat dapat menjepit pembuluh darah di sekitarnya, memutus aliran oksigen ke jaringan otot rahim untuk sementara. Inilah yang mengirimkan sinyal nyeri hebat ke otak. ​Namun, benang k...

Undang-Undang PRT Disahkan: Mengakhiri Invisibilitas, Menguji Keseriusan Negara

Image
Suasana Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PRT) . Foto: Kumparan.com Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PRT) menandai pergeseran penting dalam politik hukum Indonesia, dari pembiaran terhadap sektor domestik menuju pengakuan formal atas relasi kerja yang selama ini diselubungi retorika “kekeluargaan”. Pengakuan normatif ini belum tentu identik dengan perlindungan efektif. Justru di titik inilah, UU PRT harus diuji baik dari sisi desain normatif maupun kesiapan institusional negara. Selama puluhan tahun, pekerja rumah tangga (PRT) hidup dalam legal vacuum . Mereka bekerja dalam relasi subordinasi yang nyata—ada perintah, ada pekerjaan, ada upah—namun tidak diakui secara eksplisit dalam rezim Undang-Undang Ketenagakerjaan. Akibatnya, standar minimum seperti jam kerja, upah layak, cuti, hingga jaminan sosial menjadi sangat bergantung pada “itikad baik” pemberi kerja. Dalam perspektif hukum, kondisi ini merupakan bentuk structural...

Bocah di Gunungkidul yang Tertimpa Besi Muatan Pikap Meninggal Dunia

Image
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutterstock Bocah laki-laki berinisial AJS (8 tahun) yang tertimpa besi hollow muatan pikap yang lepas, dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit, Kamis (23/4). AJS mengalami cedera berat di kepala akibat peristiwa nahas ini. "Informasi dari keluarga, korban meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit," kata Kanit Gakkum Polres Gunungkidul Ipda Nur Ikhwan dalam keterangannya kepada wartawan. Usai insiden tersebut AJS sempat tidak sadarkan diri. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Besi hollow tersebut diduga bergeser setelah pikap melintasi jalan berlubang atau bergelombang. Sopir pikap tersebut, Heru Sukoco (64 tahun), sempat mengerem, besi sepanjang empat meter itu pun meluncur mengenai korban yang sedang berjalan kaki. Polisi telah mengamankan barang bukti dan memintai keterangan sejumlah saksi. Perkara ini terus diselidiki kepolisian. "Untuk pengemudi saat ini masih kita berikan kesempatan untuk ...

Tukang Bakso di Tasik Dianiaya Usai Diduga Lecehkan Wanita, 4 Orang Tersangka

Image
Ilustrasi Pelecehan Seksual. Foto: Shutterstock Tukang bakso berinisial S (48) diduga melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan berinisial E (23) di Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/4) saat korban tengah makan bakso. E menuturkan pelaku meraba bagian tubuhnya dari balik papan kayu. E saat itu duduk di bagian belakang, di dekatnya ada papan pembatas. “Ada lubang di papan kayu, cukup untuk tiga jari. Dari situ saya merasa ada yang mengelus bagian tubuh saya,” ujarnya. Menurut E, jika kejadian tersebut terjadi secara tidak sengaja, pelaku seharusnya segera menarik tangannya. Namun, yang ia rasakan justru sebaliknya. “Jarinya masih bergerak-gerak di lubang itu,” katanya. Merasa dilecehkan, E langsung menghampiri pria yang dicurigainya. Saat dikonfirmasi, pria tersebut berdalih sedang mencari sandal. Namun, alasan itu dinilai tidak masuk akal oleh korban. “Katanya papan kayunya lentur. Masa kayu bisa lentur begitu?” ucapnya. E sempat men...

Eksepsi Denada Diterima, PN Banyuwangi Tolak Gugatan Ressa soal Penelantaran

Image
Denada bertemu dengan Ressa Rossano. Foto: Instagram/@denadaindonesia Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi resmi menolak gugatan perdata yang dilayangkan oleh Ressa Rizky Rossano terhadap Denada , Rabu (22/4). Putusan sela diambil setelah hakim menerima eksepsi yang diajukan oleh tim kuasa hukum Denada selaku pihak tergugat. Dengan demikian, penolakan ini menggugurkan tuntutan yang diajukan oleh penggugat. Informasi ini juga dibenarkan oleh manajer Denada, Risna Ories. "Ya alhamdulillah, dari tadi informasi yang disampaikan kuasa hukum Denada, dan Denada sendiri menyampaikan ke saya, bahwa alhamdulillah hari ini putusan dari Pengadilan Banyuwangi segala tuntutan yang dituntutkan terhadap Denada alhamdulillah ditolak, dalam artian gugur," ujar Risna ditemui di Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (22/4). Denada bertemu dengan Ressa Rossano. Foto: Instagram/@denadaindonesia Menurut Risna, Denada lega karena hasil ini membuktikan bahwa pihaknya tidak bersalah. De...

ASN Kabupaten Yahukimo Tewas Ditembak OPM, TNI Buru Pelaku

Image
ASN di Yahukimo tewas ditembak OPM. Foto: Dok. Istimewa Yones Yohame (35) seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Yahukimo, tewas ditembak pada Selasa (21/4). Berdasarkan keterangan yang diberikan Pusat Penerangan TNI, Yones ditembak OPM dari Kodap XVI/Yahukimo di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. "Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.20 WIT di Komplek Perumahan Eselon III. Korban ditembak saat berada di depan tempat tinggalnya dan mengalami luka tembak di dada kanan. Ia sempat dilarikan ke RSUD Dekai, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIT," Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, lewat keterangannya, Rabu (23/4). ASN di Yahukimo tewas ditembak OPM. Foto: Dok. Istimewa Ini adalah korban sipil kesekian yang jatuh di Papua, akibat konflik tak berujung antara TNI dan OPM. Korban diketahui merupakan putra daerah yang aktif dalam pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo. Wirya menyampa...

2026 Rasa 2016: Kenapa Kita Susah Move On?

Image
Dok: Gemini Ai Tahun 2026 seharusnya terasa maju, cepat, dan penuh inovasi. Namun bagi banyak Gen Z, justru ada perasaan aneh: seperti hidup di tahun 2016. Musik lama kembali diputar, gaya berpakaian diulang, ditambah lagi penampilan Justin Bieber di Coachella 2026 pada Sabtu, 11 April kemarin seakan membuka kembali kenangan yang belum selesai. Nostalgia bukan lagi sekadar kenangan, tapi telah menjadi tempat pulang. Moment ini bukan tanpa alasan. Bagi Gen Z, tahun 2016 tidak hanya sekadar angka dalam kalender, tetapi simbol masa yang terasa lebih sederhana. Saat itu, hidup belum dipenuhi tekanan akan masa depan, tuntutan produktivitas, atau kecemasan sosial yang diperkuat oleh media digital. Dunia terasa lebih ringan, dan kebahagiaan hadir dalam bentuk yang sederhana seperti momen bersama teman, atau sekadar scrolling media sosial tanpa beban perbandingan hidup seperti sekarang. Dan musik menjadi salah satu jembatan terkuat menuju masa itu. Lagu-lagu dari Justin Bieber bukan hanya...