Ketika Iman Diperdagangkan: Logika Sesat dalam Otoritas Keagamaan
Foto oleh Ahsanjaya dari Pexels: https://ift.tt/Jfw63iC Mengapa masih banyak orang rela menyerahkan harta bahkan keyakinannya hanya karena satu klaim yang terdengar ‘religius’? Di tengah kehidupan masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai religius, agama sering kali ditempatkan sebagai sumber kebenaran tertinggi. Namun, justru di ruang yang sakral ini, muncul praktik-praktik yang menyimpang. Tidak sedikit individu yang memanfaatkan kepercayaan publik untuk meraih keuntungan pribadi, baik secara materi maupun pengaruh sosial. Yang menarik, praktik semacam ini jarang disadari sebagai bentuk manipulasi, karena sering dibungkus dengan pola pikir yang tampak logis, padahal sebenarnya mengandung logical fallacy atau kesalahan dalam penalaran. Salah satu bentuk kesalahan berpikir yang paling umum adalah appeal to authority, yaitu menjadikan status atau gelar sebagai dasar kebenaran. Dalam konteks ini, seseorang dianggap benar semata-mata karena ia dipandang sebagai tokoh agama. ...