Tenun Bandar: Sebuah Catatan tentang Slow Fashion
Menyebut Tenun Bandar sebagai slow fashion bukan sekadar mengikuti tren istilah keren di Jakarta atau Milan. Ini adalah bentuk perlawanan moral terhadap budaya serba cepat yang seringkali melupakan detail dan martabat proses. Setiap motif yang muncul di permukaan kainnya bukan sekadar hiasan, melainkan catatan tentang ketelitian dan kesabaran yang luar biasa. Dhoho Street Fashion: Tenun bandar dari proses slow fashion pada akhirnya tampl di peragaan fashion show, saat setiap langkah bercerita tentang kesabaran, identitas, dan kemewahan yang tak lekang oleh zaman. Foto: kedirikota.go.iid. Di era di mana pakaian bisa dipesan semudah menggeser layar ponsel dan tren berganti secepat unggahan video singkat, Bandar Kidul menawarkan sebuah jeda yang keras kepala. Jika Anda memasuki gang-gang di kelurahan ini, telinga Anda tidak akan disambut oleh kebisingan mesin garmen yang mengejar target ekspor, melainkan ritme kayu yang saling beradu—thak-thek, thak-thek. Suara itu adalah detak jan...