Foto: Pelayat Memadati Kota Iran saat Pemakaman Presiden Ebrahim Raisi
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Ribuan pelayat memadati jalan-jalan kota suci Mashhad di Iran, untuk menghadiri pemakaman mendiang Presiden Ebrahim Raisi, pada Kamis (23/5). Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERSSebelum dimakamkan di Mashhad, pada Kamis pagi jenazah Raisi disemayamkan di Birjand. Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERSRibuan warga Iran memenuhi jalanan Birjand demi memberikan penghormatan terakhir kepada Raisi. Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERSTempat pemakaman Raisi, Mashhad, merupakan kota suci bagi pemeluk Syiah. Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERSNantinya, Raisi akan dikuburkan di pemakaman Imam Reza. Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERSPemakaman dilangsungkan empat hari usai dirinya bersama beberapa penumpang lainnya terbunuh pada kecelakaan helikopter pada Minggu (19/5) lalu. Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERSKantor berita IRNA menyebut penyebab kecelakaan heli adalah cuaca buruk. Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERS
Ribuan pelayat memadati jalan-jalan kota suci Mashhad di Iran, untuk menghadiri pemakaman mendiang Presiden Ebrahim Raisi, pada Kamis (23/5).
Sebelum dimakamkan di Mashhad, pada Kamis pagi jenazah Raisi disemayamkan di Birjand. Ribuan warga Iran memenuhi jalanan Birjand demi memberikan penghormatan terakhir kepada Raisi.
Tempat pemakaman Raisi, Mashhad, merupakan kota suci bagi pemeluk Syiah. Nantinya, Raisi akan dikuburkan di pemakaman Imam Reza.
Pemakaman dilangsungkan empat hari usai dirinya bersama beberapa penumpang lainnya terbunuh pada kecelakaan helikopter pada Minggu (19/5) lalu.
Heli pembawa Raisi tepatnya jatuh di perbatasan Azerbaijan. Ada sembilan orang penumpang dan kru di heli itu.
Kantor berita IRNA menyebut penyebab kecelakaan heli adalah cuaca buruk. Atas kematian Raisi Iran mengumumkan masa perkabungan lima hari sejak Senin awal pekan ini.
Para pelayat membawa peti mati mendiang Presiden Iran Ebrahim Raisi, saat upacara pemakamannya di Masyhad, Iran, Kamis (23/5/2024). Foto: Kepresidenan Iran/WANA via REUTERS
Aisyah Aqilah Foto: Munady Widjaja Aisyah Aqilah rindu pada Jeff Smith yang kini dipenjara menjadi salah satu berita populer pada Rabu (26/5). Kemudian, ibu mertua Mona Ratuliu meninggal juga jadi sorotan banyak orang. Berikut ini, kumparan telah merangkum sederet berita populer di dunia hiburan sepanjang hari kemarin. 1. Sambil Menangis, Aisyah Aqilah Ungkap Rindu pada Jeff Smith yang Kini Dipenjara Aisyah Aqilah menangis ketika melihat foto kebersamaannya dengan Jeff Smith. Foto: YouTube NRM Entertaiment Aisyah Aqilah baru-baru ini jadi bintang tamu di kanal YouTube NRM Entertainment. Dalam kesempatan itu, ia membahas soal hubungannya dengan aktor Jeff Smith. Perempuan berusia 18 tahun itu juga sempat ditunjukkan foto-foto kebersamaannya dengan Jeff. Ketika melihat foto-foto itu, ia meneteskan air mata karena begitu rindu pada Jeff yang kini dipenjara. "Ya Allah, gue kangen Jeff. Mau nangis. I really miss him," kata Aisyah Aqilah sambil mengelap air ...
bayi makan buah naga Foto: Shutterstock MPASI bayi 6 bulan harus memenuhi kebutuhan gizi seimbang si kecil. Mulai dari pemenuhan karbohidrat, protein, hingga vitamin dan serat yang biasanya didapat dari buah-buahan. Ya Moms, sejak usia 6 bulan, Anda boleh memberikan bayi buah dengan mengolahnya menjadi puree. Meski begitu, Anda tetap harus memperhatikan jenis buah yang akan diberikan untuk MPASI bayi 6 bulan. Sebab, tak semua jenis buah boleh dikonsumsi di masa awal MPASI bayi. Jadi, jangan sampai buah yang Anda pilih justru malah menimbulkan masalah pencernaan untuk si kecil ya, Moms. Jika Anda masih bingung buah apa yang bagus diberikan untuk MPASI bayi 6 bulan, berikut ini kumparanMOM akan memberikan daftarnya untuk Anda. 5 Buah yang Bagus untuk MPASI Bayi 6 Bulan 1. Alpukat Ilustrasi bayi makan alpukat. Foto: Getyy Images Alpukat bisa menjadi salah satu pilihan untuk Anda yang ingin mengenalkan makanan padat kepada bayi usia 6 bulan. Alpukat mempunyai tekstur yang lemb...
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka, mendesak kepolisian untuk mengusut oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Utara yang diduga menembak mati warga di area pertambangan ilegal pada Senin (10/3). “Tindak tegas oknum pelaku penembakan dan ungkap juga pengusaha yang mempekerjakan aparat dalam aktivitas tambang ilegal,” kata Martin dalam keterangan tertulis, Selasa (11/3). Martin juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Polri untuk segera bertindak menertibkan tambang-tambang ilegal yang merugikan negara. Terutama dalam mengusut keterlibatan aparat dalam menjaga keamanan aktivitas tambang ilegal. “Dampak pertambangan ilegal ini besar, mulai dari kebocoran keuangan negara karena tidak ada retribusi dan pajak, hingga kerusakan lingkungan yang tidak terkendali,” ujar Martin. Korban bernama Fernando Tongkotow yang merupakan warga Desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa...
Comments
Post a Comment