Sambut Bulan Suci Ramadan, Warga Kota Medan Gelar Pawai Obor
Ribuan warga Kota Medan menggelar pawai Obor dengan meriah. Para warga menghidupkan api dari bambu yang mereka bawa dari rumah dan ada beberapa juga yang membeli di sekitar tempat pawai obor.
Pantauan kumparan pada hari Sabtu (14/2) sekitar pukul 21.00 WIB, warga memadati Jalan Masjid Raya Kota Medan dengan pawai obor. Peserta pawai obor itu tidak hanya diikuti orang tua, tetapi generasi muda juga pun ikut meramaikan.
Di tengah-tengah keramaian, terdapat satu cerita unik dari kalangan peserta pawai obor, para peserta obor membawa pawai obor yang dirakit dengan bola lampu dan gagang dari pipa.
Mereka menganggap obor dari bola lampu tersebut dinilai cukup aman dan tidak membuat penambahan biaya.
Reza Fauzan salah satu peserta pawai obor, mengatakan bahwa pawai obor miliknya merupakan rakitan sendiri. Ia menilai pawai obor dari lampu ini dinilai aman.
Jumlah pawai obor menggunakan bola lampu kata Reza sebanyak 65 buah.
"Kalau pakai obor minyaknya tumpah. Jadi kita buat yang ini lebih praktis, lebih aman (pakai lampu)," kata Reza saat berbincang-bincang dengan kumparan, Sabtu (14/2).
Ia mengatakan, pawai obor pada tahun ini lebih ramai diikuti masyarakat dibanding pada tahun lalu.
"Lebih ramai, lebih banyak elemen-elemen organisasi masyarakat yang mengikuti," ucap Reza.
Ara peserta obor lainnya berharap agar pada tahun berikutnya dilakukan pawai obor yang lebih meriah lagi untuk menyambut bulan suci Ramadan.
"Semoga di tahun berikutnya bakalan ada lagi pawai obornya. Kalau bisa lebih meriah lagi dari tahun ini karena untuk menyambut bulan suci Ramadan," ucapnya.
Remaja lainnya bernama Nafi, Zikri merasa deg-degan karena terlihat pawai obornya ramai diikuti masyarakat.
"Deg-degan ikut pawai obor," kata mereka.
Comments
Post a Comment