Nyaris Tinggalkan Level 6.000, IHSG Diprediksi Melanjutkan Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah hari ini. Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, laju IHSG akan bergerak di level support 6.000 dan level tertinggi 6.160 di sepanjang perdagangan hari ini. Kemarin Selasa (30/3), IHSG ditutup melemah ke level 6.071,44 atau turun 1,55 persen.
“Secara teknikal IHSG melanjutkan pelemahan setelah break out support MA5 di perdagangan sebelumnya seakan memberikan tekanan trend bearish jangka menengah. Indikator stochastic terkonsolidasi pada area momentum yang cukup rendah dengan MACD yang bergerak undevalue. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan,” tulis Lanjar dalam risetnya, Rabu (31/3).
Senada, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan gelombang tekanan dalam pola gerak IHSG terlihat belum akan berakhir.
Menurut William, IHSG kembali menguji support level terdekat. Sementara itu fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas juga dinilai masih akan turut mewarnai pergerakan IHSG. Namun mengingat kondisi perekonomian yang masih berada dalam kondisi stabil maka IHSG masih memiliki peluang untuk mengalami teknikal rebound. “Hari ini IHSG masih berpotensi mengalami koreksi wajar,” ujarnya.
Berikut beberapa saham unggulan yang direkomendasikan William: PT Bank Central Tbk (BBCA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).
Comments
Post a Comment